foto (ist)
KABAR-SATU,SOPPENG – Mitra Bulog bersama Kepala Bulog dan Kodim 1423 Soppeng melakukan monitoring serapan gabah petani, Sabtu (29/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik oleh Bulog sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP).
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Soppeng, Alia Warjuni, mengungkapkan, gabah kering panen (GKP) yang telah dikarungi langsung diserap oleh pihak Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Menurut Alia, seluruh gabah yang didampingi Babinsa telah terangkut sepenuhnya oleh armada Bulog dan langsung dibawa ke penggilingan mitra Bulog.
“Kami pastikan tidak ada gabah yang tertinggal di pinggir sawah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mitra Bulog memastikan, armada yang masih mengantri di gudang penggilingan akan selesai mengangkut gabah paling lambat hingga Minggu (30/3/2025). Dengan demikian, tidak ada gabah yang terbengkalai dan semua akan segera digiling.
“Beras hasil serapan gabah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Bulog untuk penyimpanan dan penggudangannya. Nantinya, beras tersebut akan dibawa ke gudang milik Bulog di Makassar,” tututrnya.
Wanita berhijab ini menambahkan, kegiatan serapan gabah (Sergab) akan kembali berlanjut setelah Idulfitri April 2025 mendatang. Proses tersebut akan terus dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, dengan tetap mengutamakan kepentingan petani.
Hen














