Foto Humas pemda Wajo
KABAR-SATU,WAJO —- Pasar Tempe yang saat ini dalam proses pembangunan akan menjadi pionir pasar ramah lingkungan di Kawasan Indonesia Timur.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud saat meninjau progres pembangunan Pasar Tempe, Senin (13/9/2021).
“Pasar Tempe yang sementara dibangun ini masuk spesifikasi bangunan hijau pertama di Indonesia timur dan menjadi percontohan nasional,” ucap Amran.
Bangunan Pasar Tempe berdiri di atas lahan eks pasar lama dengan luas tanah 8.642 meter persegi, total luas bangunan 9.777 meter persegi, dan luas bangunan gedung di atas 5.000 meter persegi.
Pasar Tempe nantinya akan memiliki dua lantai yang dilengkapi beberapa fasilitas, seperti parkir yang bisa memuat kurang lebih 400 kendaraan roda dua dan empat, food court, musholah, hingga taman bermain.
Pembangunan Pasar Tempe bersifat multiyears contract (MYC) yang direncanakan selesai pada akhir 2021 dengan menghabiskan anggaran sebanyak Rp 45 miliar.
“Ini bentuk upaya kita mengembalikan fungsi Pasar Tempe pasca kebakaran Agustus 2019 lalu agar kembali ke fungsi semula dengan keadaan yang lebih baik” tandas Amran. (Hen/Tbr)















