foto (ist)
KABAR-SATU, SOPPENG — Sekolah Rakyat Terintergritas (SRT) 64 Soppeng melaksanakan salat tarawih berjamaah di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 siswa dan digelar di bawah tenda yang disewa khusus pihak sekolah guna menampung seluruh jamaah.
Kepala SRT 64 Soppeng Erni Erjillah mengatakan, penyewaan tenda dilakukan karena kapasitas musala sekolah tidak mencukupi untuk menampung seluruh siswa yang ingin melaksanakan salat tarawih secara berjamaah.
Selain itu, pihak sekolah juga mempertimbangkan faktor keamanan apabila siswa harus melaksanakan ibadah di luar lingkungan sekolah.
“Kami juga khawatir membawa anak-anak keluar karena faktor keamanan, mengingat kendaraan cukup ramai pada malam hari,” ujar Erni.Jum, at (27/2/2026).
Menurutnya, meskipun pelaksanaan salat dilakukan di bawah tenda, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan kekhusyukan siswa dalam beribadah. Justru suasana kebersamaan semakin terasa karena seluruh siswa dapat mengikuti rangkaian ibadah secara bersama-sama di lingkungan sekolah.
Erni menambahkan, dalam rangkaian kegiatan Ramadan siswa juga dilibatkan dalam kepanitiaan. Mereka diberi kesempatan menjadi pewara, penceramah, muazin, hingga pembaca tilawah Al-Qur’an.
“Anak-anak terlihat sangat antusias dan berupaya menampilkan yang terbaik,” tuturnya.
Selain salat tarawih berjamaah, SRT 64 Soppeng juga akan melaksanakan kegiatan pesantren kilat selama sepekan pada minggu terakhir sebelum libur sekolah, sebagaimana dilaksanakan di sekolah reguler lainnya,
“kami juga akan melaksanakan pesantren kilat sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan siswa selama bulan suci Ramadan.’pungkasnya.
Hen/Adr































