KABAR-SATU,SOPPENG – RSUD La Temmamala bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng menggelar talk show kesehatan jiwa dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ke-34, 10 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng tersebut mengangkat tema “Mengenali Insomnia” sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gangguan tidur dan kaitannya dengan kesehatan jiwa.
Direktur RSUD La Temmamala Sitti Mudirusniah menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan tim penggerak PKK kabupaten soppeng bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Makassar. Kolaborasi tersebut sekiranya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mental serta mengenali gejala gangguan jiwa sejak dini.
Talk show menghadirkan dua narasumber, yakni Sitti Mudirusniah psikiater RSUD La Temmamala sekaligus anggota PDSKJI Cabang Makassar, serta dr. Nindya Nugraha Rusly, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Psikiatri Universitas Hasanuddin (Unhas).
Keduanya membahas insomnia, mulai dari pengenalan gangguan tidur hingga pentingnya memahami dan menyikapinya secara tepat.
Kegiatan tersebut dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng Suarni Suwardi. Peserta terdiri atas pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng, Ketua TP PKK kecamatan, serta anggota Pokja IV TP PKK tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
Dalam pemaparannya, Direktur RSUD La Temmamala Sitti Mudirusniah menyampaikan, pentingnya kemampuan masyarakat mengenali gangguan kesehatan jiwa sedini mungkin. Menurutnya, gangguan tidur dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan sehingga masyarakat diharapkan mampu memahami gejalanya, melakukan langkah pencegahan, serta mencari bantuan profesional apabila diperlukan.
“kami berharap masyarakat mampu memahami gejalahnya serta melakuakn Langkah pencegahan, ‘’kata Sitti Mudirusniah.Senin (12/10/2026).
Selain talk show, rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam bersama, skrining kesehatan jiwa, serta konsultasi kesehatan jiwa secara gratis. Layanan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksa kondisi kesehatan mental dan memperoleh informasi serta pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Hen/Adr






