Foto (dok)
KABAR – SATU, MAKASSAR — Ketua RT 9 RW 12 Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Bakir mengaktifkan Bank Sampah Unit (BSU) Permata Mulia sebagai upaya mengurangi volume sampah yang berserakan di lingkungan warga sekaligus mendorong pemanfaatan sampah bernilai ekonomis.
Bakir mengatakan, keberadaan BSU Permata Mulia diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat terhadap sampah, khususnya sampah anorganik seperti kardus dan plastik yang masih memiliki nilai jual.
Menurutnya, sampah tersebut tidak seharusnya dibuang begitu saja atau dibakar.
Jadi sampah plastik dan kardus itu tidak boleh dibuang atau dibakar, tetapi dijadikan bernilai ekonomis dengan dijual ke BSU,” kata Bakil saat ditemui di Rt 12.Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, sistem pengumpulan sampah dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga. Masyarakat cukup menghubungi pengelola bank sampah ketika sampah yang telah dipilah sudah terkumpul dalam jumlah yang cukup banyak.
Menurut Bakir, keterbatasan sarana operasional tidak menjadi penghalang dalam menjalankan program itu. Meski belum memiliki kendaraan khusus, ia tetap berupaya memberikan pelayanan kepada warga dengan menjemput sampah menggunakan kendaraan pribadi.
Jadi warga yang menelepon langsung ke saya apabila sampah mereka sudah banyak. Karena belum memiliki kendaraan operasional, saya jemput menggunakan motor sendiri,” ujarnya.
Melalui pengaktifan kembali BSU Permata Mulia, Bakir berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Hen






