Foto (ist)
KABAR-SATU, SOPPENG — Kondisi sarana dan prasarana SD Negeri 131 Saleng di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan, sementara beberapa fasilitas pendukung pendidikan hingga kini belum tersedia.
Kepala SD Negeri 131 Saleng, Muh. Husni, S.Pd., mengatakan kerusakan terlihat pada bagian dinding, lantai, dan plafon sejumlah ruang belajar. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan sekaligus keamanan murid dan tenaga pendidik selama proses pembelajaran.
“Beberapa ruang kelas sudah mengalami keretakan pada dinding, lantai, dan plafon,” ujar Husni,
Menurutnya, kondisi bangunan dari sisi depan masih tampak baik sehingga terlihat seperti bangunan baru. Namun, keadaan berbeda terlihat pada bagian belakang yang menunjukkan sejumlah bagian bangunan sudah membutuhkan perbaikan.
Selain rehabilitasi ruang kelas, pihak sekolah juga berharap adanya pemenuhan fasilitas penunjang berupa pagar, laboratorium, ruang kantor, ruang guru, serta ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Beberapa ruangan juga memerlukan pembenahan pada bagian atap.
Husni berharap SD Negeri 131 Saleng dapat masuk dalam program rehabilitasi dan pembangunan sarana pendidikan.
Menurutnya, fasilitas yang memadai diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami segenap keluarga besar SD Negeri 131 Saleng memohon kepada pemerintah daerah agar sekolah kami dapat diusulkan untuk mendapatkan perbaikan,” harapnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Nur Alim mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap tingkat kerusakan sekolah. Peninjauan lapangan dilakukan bidang sarana dan prasarana (sarpras) bersama pengawas sekolah untuk mencatat kondisi bangunan dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Nur Alim menjelaskan, rehabilitasi dengan kebutuhan anggaran besar, seperti pembangunan pagar maupun ruang UKS, umumnya diusulkan melalui program revitalisasi fisik bidang pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ia menambahkan, SD Negeri 131 Saleng telah masuk dalam pemetaan prioritas sejak tahun lalu. Penentuan pelaksanaan rehabilitasi mempertimbangkan tingkat urgensi serta kondisi sekolah lain di Kabupaten Soppeng.
“Untuk itu, kepada seluruh pihak, sekolah dan kami pun bersabar menunggu antrian. Dari tahun lalu kami sudah memetakan satuan pendidikan yang akan direhabilitasi. Bahkan, kami tidak turun sendiri, tetapi menggandeng Dinas PUPR,” kata Nur Alim saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).
Hen
































