Ilustrasi
KABAR-SATU,SOPPENG — Beberapa Kelurahan T.Rarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, mengungkapkan kekecewaan terhadap absennya layanan pengangkutan sampah dari pihak kelurahan, meskipun sebelumnya mereka telah disediakan tempat sampah.
Lurah T.Rarae, Andi Robin, merespon bahwa pihaknya tidak memiliki mobil sampah untuk mengangkut sampah tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aryadin menjelaskan, armada sampah yang tersedia hanya mampu melayani wilayah perkotaan serta penjemputan kontainer di rumah sakit, pasar, dan beberapa fasilitas umum.
Menurutnya, di daerah Takalala, mereka telah mengatur penjemputan kontainer sampah dua kali seminggu, namun untuk penjemputan sampah di rumah warga, ia berharap adanya sinergi antara camat dan lurah untuk mengadopsi inovasi yang telah diterapkan di kecamatan lain.
“di daerah takalala kami sudah membackup penjemputan kontainer sampah 2 kali seminggu..sedangkan untuk penjemputan di rumah warga kami harapkan sinergitas camat dan lurah setempat untuk melakukan inovasi seperti wilayah di kecamatan lainnya,”kayanya Minggu (5/11/2023).
Menurutnya, di kecamatan Lilirilau, Ganra, dan Donri-Donri, layanan penjemputan sampah telah dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di masing-masing wilayah.
Ia menyebut, pentingnya musyawarah dalam pengelolaan masalah sampah, serta perlunya pengaturan tata kelola persampahan sesuai dengan regulasi yang ada.
” kami dari DLH siap membantu untuk fasilitasi pembentukan bank sampah,”ujarnya.
Aryadin menekankan pentingnya kreativitas pemerintah setempat dalam menemukan solusi yang saling menguntungkan, serta berharap agar solusi tersebut dapat diimplementasikan.
Hen















