Kasat Reskrim polres Soppeng Iptu Noviatif Kurniawan.S.Tr.K
KABAR-SATU,SOPPENG — Penyidik Polres Soppeng terus melakukan pemeriksaan secara maraton, tekait kasus penebangan liar di kawasan hutan lindung, yang terletak di Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Pada Jum,at pekan lalu, penyidik telah memeriksa oknum anggota Dewan Asw, yang di duga kuat terlibat dalam kasus penebangan liar di kawasan hutan lindung tersebut.
Babak baru Pun muncul dalam kasus yang di duga melibatkan politisi Gerindra ini.
Betapa tidak, saat di lakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), pada Jum,at kemarin. Anggota Dewan dapil Marioriwawo ini bernyanyi. Bahwasanya, bukan hanya dirinya yang di duga melakukan penebangan pada kawasan hutan lindung tersebut.
Kapolres Soppeng AKBP Mohammad Roni mustofa melalu Kasatreskrim Iptu Noviatif Kurniawan mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan terhadap Asw, ia berkilah dan tak mengetahui, jika lokasi yang di lakukan penebangan, masuk kawasan hutan lindung.
Akan tetapi kata Kasat kelahiran 1993 ini, anggota Dewan dapil Marioriwawo itu mengakui, jika ada pihak lain yang melakukan Penebangan di kawasan hutan lindung.
“Saksi mengakui jika bukan dirinya yang melakukan penebangan, ia juga menyebutkan ada orang lain, yang juga melakukan penebangan di kawasan hutan lindung,”katanya saat di temui di ruang kerjanya Rabu (5/5/2020).
Menurutnya, guna menguatkan alat bukti, maka penyidik akan memanggil sebagai saksi yang di sebutkan oknum aggota DPRD Soppeng itu.
“kami akan memanggil nama lain dalam pemeriksaan ini,”ujar singkatnya.
Di tempat terpisah Kepala UPT KPH Walanae Muh junan menyebutkan, jika dalam Patroli yang di lakukan Polhut beberapa waktu lalu, sempat menemukan sebanyak 13 kubik lebih kayu, dari 4 hektar yang masuk dalam kawasan hutan lindung.
“Sampel pohon yang kami temukan sekitar 155 pohon, kita tengarai sudah ada yang di angkut keluar,”ujar Junan melalui telepon selulernya.
Sekedar di ketahui, sebelumnya di beritakan, Asw di duga kuat terlibat dalam kasus penebangan liar di kawasan hutan lindung. Bahkan waktu itu, Ia juga sempat melontarkan kata, jika ada beberapa oknum pejabat ataupun tokoh masyarakat, yang perlu di telusuri. (Hen)












