Metro

Ganjil Genap Berlaku BBM Justru Kosong di SPBU 74.908.79 Takalala

×

Ganjil Genap Berlaku BBM Justru Kosong di SPBU 74.908.79 Takalala

Sebarkan artikel ini

SPBU 74.908.79 Takalala (foto ono)

KABAR-SATU, SOPPENG — Pemberlakuan sistem ganjil genap di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Soppeng belum sepenuhnya mampu mengurai antrean kendaraan.



Kondisi tersebut terlihat di SPBU 74.908.79 Takalala, Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. 

Antrean kendaraan terjadi setelah pasokan BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU tersebut dilaporkan kosong selama dua hari. 

Kondisi itu membuat sejumlah pengendara yang telah mengantre mengaku kecewa karena belum mendapatkan kepastian waktu pengisian BBM.

Salah seorang pengendara,JN mengatakan, dirinya telah dua hari menunggu pengisian Pertalite di SPBU. Ia menyebut, pada hari sebelumnya kendaraan dengan pelat nomor genap menjadi giliran pengisian, sementara pada Kamis giliran kendaraan dengan pelat nomor ganjil.

“Sudah dua hari tidak ada pengisian. Kemarin waktu pelat nomor genap tidak dapat, tentu ini jadi persoalan karena pelat genap belum mendapatkan jatah, sementara hari ini untuk pelat ganjil juga belum pasti kapan ada,” kata JN saat ditemui di lokasi. 

Menurut JN, penerapan sistem ganjil genap semestinya diikuti dengan kepastian ketersediaan pasokan BBM. Tanpa kepastian tersebut pengendara tetap harus mengantre meskipun sudah mengikuti ketentuan nomor pelat kendaraan.

Seorang salah satu petugas SPBU Takalala membenarkan bahwa pasokan Pertalite telah kosong selama dua hari. Ia mengatakan, banyak kendaraan yang masih mengantri di area SPBU, namun proses pengisian belum dapat dilakukan karena pasokan BBM belum tersedia.

“Tidak tahu kapan akan ada pengisian. Banyak mobil antri, tapi belum ada pengisian. Sudah dua hari,” ujar petugas itu

Hingga Kamis (17/9/2026), belum ada kepastian waktu kedatangan pasokan Pertalite di SPBU 74.908.79 Takalala. Kondisi ini membuat antrian kendaraan masih terjadi, sementara pengendara menunggu kepastian distribusi BBM bersubsidi. 

Hen



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *