Foto (ist)
KABAR-SATU,SOPPENG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Soppeng mulai mendorong penguatan tata kelola keuangan satuan pendidikan melalui sistem digital. Langkah tersebut dibahas bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Soppeng dalam penjajakan kerja sama pengembangan layanan perbankan digital untuk sekolah.
Penjajakan kerja sama berlangsung di Warung Bebek D’Kampoenk 77 Timpalaja, Selasa (16/9/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Plt Kepala Disdikbud Soppeng Dr. Drs. H. Nur Alim, M.Pd., bersama jajaran, serta Pimpinan BRI Watansoppeng Rahmatulloh Habibi dan staf.
Kerja sama yang tengah dijajaki mencakup pengelolaan payroll tenaga pendidik dan kependidikan, cash management, serta transaksi keuangan secara non-tunai.
Layanan tersebut direncanakan menyasar satuan pendidikan mulai jenjang PAUD, SD hingga SMP di Kabupaten Soppeng.
Plt Kepala Disdikbud Soppeng Dr. Nur Alim mengatakan, digitalisasi keuangan di sekolah diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan dalam administrasi dan transaksi, tetapi juga mempercepat transformasi digital di lingkungan satuan pendidikan.
“Kami menyambut baik inisiatif dari pihak BRI. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mempermudah urusan administrasi dan transaksi keuangan di satuan pendidikan, tetapi juga memicu percepatan digitalisasi sekolah serta meningkatkan literasi keuangan bagi para jajaran pendidik di Soppeng,” katanya.
Menurut Nur Alim, penerapan sistem digital dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan efisiensi administrasi sekaligus memperkuat pemahaman terhadap transaksi keuangan digital di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Pimpinan BRI Watansoppeng Rahmatulloh Habibi menyatakan kesiapan BRI mendukung transformasi digital pemerintah daerah, khususnya dalam tata kelola keuangan sektor pendidikan. Ia berharap layanan perbankan digital dapat membuat pengelolaan keuangan sekolah lebih praktis, transparan dan akuntabel.
Hen
































