foto (dok)
KABAR-SATU,SOPPENG — Ratusan siswa dan siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 64 Soppeng resmi diliburkan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri. Masa libur lebaran mulai tanggal 14 hingga 19 Maret 2026.
Menjelang masa libur, sekolah menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan para siswa beserta orang tua. Kegiatan itu sekaligus menjadi penanda dimulainya libur lebaran bagi seluruh peserta didik SRT 64 Soppeng.
Dalam kesempatan itu, setiap siswa menerima paket lebaran dari Kementerian Sosial berupa baju lebaran serta perlengkapan ibadah. Pemberian paket tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Kepala SRT 64 Soppeng Erni Erjillah berpesan agar para siswa tetap menerapkan kemandirian selama berada di rumah, sebagaimana kebiasaan yang telah mereka jalani di asrama. Kebiasaan tersebut antara lain merapikan tempat tidur sendiri dan menata pakaian secara mandiri.
Erni menegaskan, pembiasaan hidup mandiri yang ditanamkan di sekolah diharapkan dapat terus berlanjut meski siswa sedang berada di lingkungan keluarga. Hal ini dinilai penting agar karakter positif yang terbentuk di asrama tidak luntur selama masa libur.
Erni berharap, agar para siswa semakin betah dan nyaman bersekolah di Sekolah Rakyat.
“Kami berharap ke depannya anak-anak makin betah di Sekolah Rakyat dan bisa menjadi teladan yang baik untuk keluarga dan lingkungannya,” ujar Erni.
Hen/Adr















