Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 5/D1304-20.11/IV/2026







Pengumuman tentang sertifikat hilang nomor 4/D1304-20.11/IV/2026


Pendidikan & Budaya

Di Balik Toga Arfan Fadillah Ada Doa yang Tak Pernah Tidur

×

Di Balik Toga Arfan Fadillah Ada Doa yang Tak Pernah Tidur

Sebarkan artikel ini

keluarga Arfn Fadillah (foto dok)

KABAR-SATU,MAKASSAR — Arfan Fadillah resmi dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) setelah berhasil meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Pencapaian itu diraih dalam masa studi yang terbilang singkat yakni hanya 3 tahun 5 bulan, sebuah ketekunan seorang anak yang tumbuh di bawah naungan doa dan dukungan kedua orang tuanya.

Di balik toga kebanggaan yang dikenakan Arfan ada dua sosok yang paling berjasa dalam perjalanan panjang tersebut, yakni sang ayah Amiruddin dan sang ibu Susialma. Putra pasangan inilah yang sejak awal menapaki bangku kuliah hingga detik pengumuman kelulusan tidak pernah sekalipun kehilangan semangat karena selalu merasa ada doa yang mengiringi setiap langkahnya. Arfan sendiri mengakui seluruh pencapaian ini tidak akan mungkin terwujud tanpa kepercayaan tulus dan dukungan tak tergoyahkan dari kedua orang tuanya.

“Terima kasih yang mendalam saya persembahkan kepada kedua orang tua dan keluarga tercinta atas doa yang tidak pernah terputus, dukungan yang tulus, serta kepercayaan yang selalu menguatkan langkah saya,” ungkap Alumi SMAN 5 Soppeng ini Selasa (17/2/2026).

Bagi Amiruddin dan Susialma momen wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan puncak dari segala pengorbanan, kesabaran, dan harapan yang mereka titipkan kepada sang putra selama bertahun-tahun.

Arfan menyebut, peran dosen pembimbingnya, Dr. Hj. Fatmawati, M.Si dan Nur Khaerah, S.IP., M.IP sebagai pilar akademik yang sangat berarti dalam perjalanannya meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP). Dedikasi, ketelitian, dan tekad keduanya dalam mendampingi proses akhir studi Arfan menjadi energi tambahan yang melengkapi motivasi yang sudah lebih dulu ditanamkan oleh keluarganya di rumah.

Tak hanya bergantung pada bangku kuliah pria kelahiran 20 September 2002 ini juga aktif menempa diri melalui berbagai lembaga kemahasiswaan, di antaranya lkui, lp2b, lpka, serta keluarga besar duta kampus unismuh makassar.

Keterlibatannya di ruang-ruang pembinaan karakter dan kepemimpinan tersebut menjadi pelengkap perjalanan akademiknya, membentuk pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam sikap dan kepemimpinan.

Arfan menegaskan, capaian terbaik yang ia raih hari ini sejatinya adalah anugerah dari Allah SWT.

“Pencapaian ini sepenuhnya saya yakini sebagai bentuk pertolongan dan ketetapan terbaik dari Allah SWT dalam setiap proses yang saya jalani,” tuturnya.

 Keyakinan itu pula yang membuatnya tidak larut dalam euforia, melainkan justru semakin menyadari besarnya tanggung jawab yang kini tersampir di pundaknya sebagai seorang sarjana.

Bagi Arfan wisuda bukanlah garis finis melainkan garis start dari babak kehidupan yang lebih besar.

“Saya memaknai capaian ini bukan sebagai akhir dari proses melainkan sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” pungkas anak pertama dari dua bersaudara ini.

Dengan bekal ilmu, karakter, dan doa orang tua yang tak pernah putus dari Susialma dan Amiruddin, Arfan melangkah ke depan dengan penuh keyakinan.

henrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *