Astri Ananda duta anak perwakilan kabupaten Soppeng (foto dok)
KABAR-SATU,SOPPENG — Astri Ananda, siswi SMA Negeri 5 Soppeng, terpilih sebagai duta anak tingkat provinsi mewakili Kabupaten Soppeng. Keberhasilannya ini membawa harapan baru bagi suara anak-anak di daerah terpencil di kabupaten Soppeng.
Mengalahkan Pesaing dari Kabupaten Soppeng
Siswi kelas 12 ini berhasil mengalahkan kandidat duta anak lainnya di tingkat kabupaten Soppeng. Sehingg ia berhasil mewakili kabupaten soppeng ke Tingkat Provinsi.
Fokus pada Permasalahan Pendidikan di Daerah Terpencil
Gadis 17 tahun ini Menyoroti isu krusial yang masih melanda di Bumi La Temmamamala, yakni kekurangan tenaga pendidik di wilayah terpencil. Meski pemerintah telah menjalankan program pemerataan guru, daerah-daerah terpencil masih belum menjadi pilihan utama para tenaga pendidik.
Menurut analisis Astri, ada beberapa faktor yang menyebabkan masalah ini terus berlanjut. Pertama, tunjangan yang diterima guru di desa masih sama dengan di kota, padahal tantangan dan kondisi kerja jauh berbeda. Kedua, infrastruktur yang kurang memadai, seperti akses jalan dan fasilitas sekolah, membuat mobilitas dan kenyamanan bekerja menjadi kendala.
“Selain itu, kurangnya perlindungan dan jaminan keamanan bagi guru, terutama yang ditugaskan di daerah rawan atau terpencil,” kata gadis kelahiran 2008 ini .Rabu (9/7/2025).

Solusi Konkret untuk Pendidikan yang Merata
Melalui forum duta anak ini, gadis berhijab itu ingin bekerja sama dengan pemerintah untuk menciptakan kebijakan yang lebih adil dan berpihak pada guru desa. Usulannya mencakup penambahan insentif, perbaikan infrastruktur, serta sistem perlindungan yang layak bagi tenaga pendidik.
Tak hanya itu, menurut Astri bagi anak-anak yang tidak dapat bersekolah karena kendala jarak dan ekonomi, ia mengusulkan agar diadakan pusat pembelajaran di satu titik desa yang mudah dijangkau oleh anak-anak sekitar.
“ini bisa menjadi tempat belajar alternatif yang difasilitasi oleh guru keliling atau relawan, sambil terus bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan bantuan pendidikan dan ekonomi di wilayah tersebut,” jelasnya.
Harapan untuk Masa Depan Pendidikan di Daerah 3T
Astri berharap dengan terpilihnya sebagai duta anak Sulawesi Selatan, ia dapat menyuarakan seluruh aspirasi anak-anak khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Ia berharap suara ini dapat didengar, diperhatikan, dan ditindaklanjuti hingga ke panggung yang lebih besar.
Prestasi Astri membuktikan generasi muda mampu menjadi contoh yang peduli terhadap permasalahan pendidikan di daerahnya. Dengan visi yang jelas dan solusi yang konkret, ia siap membawa perubahan positif bagi masa depan pendidikan di Sulawesi Selatan khusnya di kabupaten Soppeng.
Hen/Adr














