Foto (ist)
KABAR-SATU,SOPPENG — Kabupaten Soppeng siap menghadirkan pertunjukan yang paling spektakuler dalam sejarah perjalanan dengan penggunaan teknik Video Mapping pada pagelaran Silang Budaya yang akan segera dimulai.
Acara ini akan diwarnai dengan permainan cahaya yang memukau dan dijadwalkan sebagai acara pembukaan Gau Maraja La Patau Matanna Tikka.
Pertunjukan Video Mapping, yang baru pertama kali diterapkan di Sulawesi Selatan, akan menjadi sorotan utama dalam acara ini. Hal ini menjadikan Kabupaten Soppeng sebagai salah satu yang pertama menerapkan teknik tersebut, setelah sebelumnya pernah digunakan dalam menyambut Asian Games 2018 di Jakarta.
Tim khusus dari Direktorat Perfileman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan memimpin penggunaan teknik Video Mapping ini.
“Pertunjukan dengan menggunakan teknik Video Mapping pernah dilaksanakan di Makassar, tetapi penarinya hanya beberapa dan hasilnya tidak terlalu sukses,” kata Ilham Anwar kepada wartawan.
Pertunjukan Video Mapping ini akan berlangsung di dua tempat, yaitu lapangan Gasis dan Villa Yuliana.
“Di Lapangan Gasis akan melibatkan ratusan penari, sementara di Villa Yuliana, teknik Video Mapping akan menggambarkan perjalanan pemerintahan dari La Temmamala hingga pemerintahan HA Kaswadi Razak,” ungkap Ilham Anwar, putra asli Soppeng ini.
Selain itu, Abdi Bashit, Maestro Tari Sulawesi Selatan yang bertugas sebagai penata tari kolosal, juga ikut memberikan kontribusi dalam pertunjukan ini. Tari kolosal yang diberi judul “Tarian Mappasiame Wanua” akan mengisahkan kehidupan La Patau dan generasi-generasinya.
“Tarian Mappasiame Wanua ini melibatkan 200 penari yang akan berkolaborasi dengan teknik Video Mapping dan prosesi gotong royong pendirian rumah Bugis,” ujar Abdi Bashit, seorang koreografer yang telah membawakan tarian bernuansa Bugis/Makassar di lebih dari 25 Negara.
Selain tarian kolosal dan Video Mapping, Gau Maraja La Patau Matanna Tikka juga akan disemarakkan dengan Kirab Budaya, Permainan Rakyat, Seminar Internasional, dan Reuni Akbar keturunan La Patau Matanna Tikka.
Hajatan Budaya Gau Maraja La Patau Matanna Tikka akan berlangsung mulai tanggal 15 Juli hingga 18 Juli 2023 mendatang.
Dengan menggabungkan teknik Video Mapping yang mengagumkan, tarian kolosal yang megah, dan berbagai kegiatan budaya lainnya, Gau Maraja La Patau Matanna Tikka diharapkan menjadi momen yang tak terlupakan dalam sejarah Kabupaten Soppeng.
Acara ini akan menjadi panggung bagi kekayaan budaya daerah dan menyatukan masyarakat dalam perayaan yang penuh kebanggaan.
**













