Pertanian

Pupuk Biosilika Optimalkan Produksi Padi Petani 

16
×

Pupuk Biosilika Optimalkan Produksi Padi Petani 

Sebarkan artikel ini
Salah satu petani menerima pupuk Biosilika
KABAR-SATU,SOPPENG — Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng bersama Badan Litbang Kementerian Pertanian, melakukan uji coba Pupuk Biosilika Cair pada tanaman padi.

Adapun lokasi percobaan pupuk tersebut diantaranya, Kecamatan Marioriwawo, Liliriaja dan Marioriawa.

Kabid tanaman pangan Suhardiman mengatakan, Pupuk Biosilika tersebut, merupakan salah satu hasil inovasi teknologi yang dihasilkan Badan Litbang Kementan.

Dimana menurutnya, kegunaan dan manfaat pupuk Biosilika cair untuk menguatkan batang, menegakkan daun, sehingga mengurangi resiko serangan hama dan penyakit.

“pupuk Biosilika juga dapat mengoptimalkan fotosintesis, mengurangi resiko rebah, serta membantu pengisian bulir padi. Sehingga, dapat mengoptimalkan produksi padi, jadi akan menguntungkan bagi petani nantinya,”terangnya.

Menurutnya, penggunaan pupuk Biosilika cair dengan cara disemprotkan itu, aplikasinya sebanyak empat kali.

“Pupuk ini nantinya akan disemprotkan pada tanaman padi melalui stomata daun yakni pada lumur 25 hari, 35 hari, 45 hari dan 55 hari setelah tanam,”katanya, Jum,at (6/12020).

Ia menyebutkan, dalam pelaksanaan uji coba pupuk itu, Petani diharapkan tetap menggunakan jenis pupuk dan dosis yang biasa digunakan selama ini.

“Kami berharap petani tetap menggunakan pupuk seperti biasa, yang membedakan hanya aplikasi menggunakan Pupuk Biosilika saja,”ujarnya.

“Pupuk Biosilika cair ini berbahan sekam padi mengandung silika dan kalium, potensi kita cukup besar malah sekam padi banyak yang dibakar baru digunakan serta dibuang tidak dimanfaatkan, padahal silika yang dalam sekam itu sangat bermanfaat bagi tanaman. “tambahnya

(Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page