Pendidikan & Budaya

Yuliani Paris Bersama KLKH Ajak Masyarakat jaga Lingkungan

3
×

Yuliani Paris Bersama KLKH Ajak Masyarakat jaga Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Anggota DPR RI Andi Yuliani Paris hadiri seminar di Bone.

KABAR-SATU,BONE,—- Dalam memotivasi masyarakat senantiasa menjaga lingkungan, anggota DPR RI Andi Yuliani Paris mengandeng Kementetrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Melaksanakan seminar dan mensosialisasikan bantuan instalansi pengolahan air limbah, disalah satu Hotel yang da di Kabupaten Bone, Rabu kemarin.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakatan, melalui program sosialisasi tersebut, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Pasalnya, Perilaku hidup manusia, terhadap lingkungan akan menentukan kelangsungan hidup generasi selanjutnya.

Dihadapan para peserta sosilisasai, anggota dewan dapil 2 Sulawesi selatan ini, menyampaikan kommitmennya, untuk menggerakkan kesadaran masyarakat, dalam menjaga lingkungan.

“Untuk menjaga lingkungan perlu kesadaran berbasis keluarga, termasuk dalam berperilaku hidup bersih, mengelola sampah dengan baik dan benar serta kegiatan lingkungan lainnya,”kata anggota dewan komisi VII ini melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (15/11/2018).

Ramlah yang merupakan pecinta lingkungan di Bone mengakui, sosialisasi yang digelar semakin menambah wawasan, dan memacu semangat dari masyarakat, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

“saya berharap kegiatan ini digelar secara rutin, untuk mengajak seluruh masyarakat peduli dan mau mengubah pola perilaku untuk lingkungan dan generasi di masa mendatang,”ujarnya.

Kegiatan seminar itu juga, ditandai dengan pemberian bantuan alat instalasi pengendalian air limbah ( IPAL ),kepada masayarakat Kabupaten Wajo dan Kabupaten Barru.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup, Direktorat Jenderal Pengendalian Kerusakan Pencemaran Lingkungan, menyatakan memberikan perhatian penuh, dalam hal edukasi masyarakat untuk pro aktif untuk mengurangi kebiasaan atas barang – barang yang berpotensi menghasilkan limbah berbahaya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *