Metro

Setda Buka Pelatihan Calon Petugas Survey 

13
×

Setda Buka Pelatihan Calon Petugas Survey 

Sebarkan artikel ini

Foto humas pemda Soppeng

KABAR-SATU,SOPPENG — Sekertaris Daerah Andi Tenri Sessu, membuka Pelatihan Calon Petugas Survey Sosial Ekonomi Nasional 2020 Kabupaten Soppeng, di salah satu Hotel, Rabu (29/1/2020).

Andi Tenri sessu dalam sambutanya mengatakan terima kasih kepada Kepala BPS, beserta jajarannya atas kerjasamanya yang telah terbangun selama ini, sebagai mitra pemerintah, daerah dalam rangka ketersediaan data dan informasi yang akurat, valid dan akuntabel.

Kata dia, pelaksanaan susenas tahun 2020 merupakan salah satu sumber data sosial ekonomi rumah tangga yang penting di indonesia.

“Data hasi susuenas banyak digunakan oleh berbagai kalangan, oleh karena itu kesinambungan ketersediaan data dan kualitas data harus tetap dijaga dan ditingkatkan,”katanya.

Diakuinya, bagi pemerintah Kabupaten Soppeng kegiatan tersebut sangat penting dan strategis. Dikarenakan hasilnya dapat mengukur tingkat kemiskinan dan indeks pembangunan manusia, serta indikator sosial ekonomi lainnya.

“Untuk itu saya mengharapkan kepada petugas sensus untuk melakukan pendataan ini dengan sebenar-benarnya.,”paparnya.

Sementara Kepala BPS Kabupaten Soppeng Rustan pada kesempatan tersebut menyebutkan, jumlah petugas susenas maret 2020 di Kabupaten Soppeng, yang akan dilatih sebanyak 48 orang, yang terdiri dari 13 orang (pegawai organif BPS) dan pencacah lapangan 35 orang adalah mitra kerja BPS.

“Jumlah tersebut berasal dari Kecamatan Marioriwawo 6 orang, Lalabata 7 orang, Liliriaja 4 orang, Ganra 2 orang, Citta 1 orang, Donri-donri 4 orang, Lilirilau 7 orang dan Kecamatan Marioriawa 4 orang, petugas dilatih dalam 2 gelombang, dan setiap gelombang dilatih selama 3 hari efektif,”jelasnya.

Diakunya, pendataan susenas maret 2020 secara nasional, mencakup 345.000 rumah tangga sampel yang tersebar di 34 profinsi dan 514 kabupaten kota di seluruh wilayah Indonesia.

“untuk Kabupaten Soppeng jumlah rumah tangga yang akan didata sebanyak 620 rumah tangga,”tutupnya. (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page