Metro

Rapid Test Tak Bisa Dilakukan Pada Jenasah yang Ditemukan di Bila Selatan

13
×

Rapid Test Tak Bisa Dilakukan Pada Jenasah yang Ditemukan di Bila Selatan

Sebarkan artikel ini

Int

KABAR-SATU, SOPPENG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Sallang menyebut Rapid Test Covid-19 tak bisa dilakukan pada jenasah yang ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Bila Selatan, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Selasa (28/4/2020).

Pasalnya petugas tak bisa mengambil sampel darah dari tubuh jenasah.

“Sudah tidak bisa lagi untuk rapid tes, karena tidak ada lagi darah yg merupakan unsur utama untuk pemeriksaan tersebut” ujar Sallang, Rabu (29/4/2020).

Meskipun gagal melakukan Rapid Tes, penanganan jenasah tetap dilakukan sesuai dengan SOP yang ditetapkan.

“Penanganan jenasah dilakukan sesuai SOP sebagai bentuk antisipasi” tandas Sallang.

Diberitakan sebelumnya, mayat pria yang diketahui bernama Anwar (50) ditemukan di rumah kontrakan di Bila Selatan.

Kasatreskrim Polres Soppeng, AKP Amri dalam konfirmasinya mengatakan penemuan mayat diketahui pertama kali melalui informasi warga sekitar yang curiga dengan adanya bau busuk di sekitar rumah korban.

“Jenasah ditemukan di dalam kelambu diatas tempat tidur, diduga korban sudah meninggal sejak 2-3 hari yang lalu” ujar AKP Amri, Selasa (28/4/2020). (id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page