Metro

Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan di Soppeng Mandek

5
×

Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan di Soppeng Mandek

Sebarkan artikel ini

Polres Soppeng

KABAR-SATU, SOPPENG – Kasus dugaan penghinaan wartawan yang dilakukan oleh oknum guru berinisial IM, kepada Pimpinan Redaksi Media Online Sulawesi Ekspress Andi Jumawi, masih dalam tahap pendalaman Polres Soppeng.

Padahal dari penuturan andi jumawi, pelapor dan korban penghinaan, mengungkapkan bahwa kasus ini sudah berjalan tiga bulan.

“Kinerja penyidik terkesan lambat, kasusnya terkesan mandek, jika kasus seperti ini saja tak bisa dituntaskan dalam tiga bulan, bagaimana dengan kasus lain yang lebih rumit” tutur andi jumawi, Selasa (9/2/2019).

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Soppeng, AKP Rujiyanto dalam konfirmasinya dihari yang sama mengatakan bahwa pendalaman untuk kasus ini memang membutuhkan waktu lebih, karena saksi ahli mesti mempelajari kata per kata dari ucaran IM yang dianggap menyinggung dan membuat perasaan tidak menyenangkan.

“Saksi ahli atau ahli bahasanya ini sudah bekerja, semuanya sedang didalami, kasusnya tidak berhenti”

“Karena setelah kita melakukan pemeriksaan saksi, gelar perkara, maka keluarlah rekomendasi yang menyebutkan bahwa kasus ini membutuhkan pendalaman lagi untuk kalimat yang dianggap menghina tersebut” tuturnya.

Ditambahkan Rujiyanto, sebenarnya sudah ada upaya dari pihak terlapor untuk melakukan mediasi dengan pelapor. Namun dari pihak pelapor menolak.

“Bahkan pihak PGRI sebenarnya sudah turun tangan untuk membantu mediasi namun Pelapor menolak dan tetap memilih melanjutkan kasus ini” pungkas Rujiyanto. (id)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *