Metro

Jenazah Almarhum Ichsan Yasin Limpo Tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

6
×

Jenazah Almarhum Ichsan Yasin Limpo Tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Sebarkan artikel ini

Jenazah Almarhum Ichsan Yasin Limpo saat diba di bandara

KABAR-SATU, MAROS — Jenazah Almarhum Ichsan Yasin Limpo tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Kabupaten Maros, Sulsel, sekira pukul 21.50 wita, kamis (1/8/2019).

Jenazah Almarhun Ichsan Yasin Limpo dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Informasi yang di himpun, ratusan rombongan ikut langsung menyambut kedatangan jenazah mantam Bupati Gowa dua periode Ichsan Yasin Limpo di Bandara Sultan Hasanuddin, Rabu malam. Mereka yang datang pun mulai dari sanak keluarga, sahabat hingga kerabat.

Dalam suasana penjemputan pun nampak Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Selain itu nampak terlihat juga, Irjen Pol Drs. Hamidin Kapolda Sulsel, Brigjen Pol Adnas Wakapolda Sulsel, Adnan Purichta Ichsan Bupati Kabupaten Gowa, Plt Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, serta mantan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang dan mantan Bupati Luwu, Andi Mudzakkar yang juga merupakan mantan pasangan politiknya di Pilgub Sulsel 2018.

Sementara rombongan yang dari berbagai pihak mulai dari anggota pramuka, anggota Palang Merah Indonesia (PMI), Abdi Merah Putih hingga Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI).

Sekitar pukul 22.10 Wita rombongan jenazah bertolak ke bandara menuju rumah duka di Jalan Haji Bau Nomor 23 Makassar.

Wakil Sekjen FKPPI Gowa Anto mengatakan, dirinya sangat kehilangan sosok IYL baik secara organisasi maupun secara pribadi. Almarhum IYL merupakan pribadi yang tegas tapi penyayang.

Bahkan tak segan-segan beliau selalu memberikan langsung semangat bagi para adik-adiknya di FKPPI khususnya di Gowa.

“Saya sudah kenal beliau cukup lama. Beliau 20 tahun memimpin FKPPI Sulsel dan dikenal sebagai sosok tegas serta komitmen,” katanya saat ditemui di lokasi.

Diakuinya, ketegasan beliau dalam mendidik ini mampu melahirkan generasi-generasi dari FKPPI yang cerdas seperti sekarang ini.

“Kita tidak akan pernah lupa dedikasikan dan seluruh ilmu yang almarhum IYL berikan. Makanya kami sangat kehilangan,” ujarnya.

Menurutnya, almarhum IYL juga dikenal sebagai pencetus pendidikan gratis di Kabupaten Gowa utamanya saat memimpin Gowa dua periode.

“Pendidikan gratis yang dibawa almarhum ini sangat dirasakan oleh masyarakat di Gowa. Belum lagi kebijakan lainnya yang berhasil membawa Gowa seperti sekarang ini,” tutupnya. (Hr/Hj)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page