Metro

Diseminasi perbanyak Bibit Merica Andi Yuliani Paris gandeng BPPT

20
×

Diseminasi perbanyak Bibit Merica Andi Yuliani Paris gandeng BPPT

Sebarkan artikel ini

Andi Yuliani Paris saat memberi sambutan di depan ratusan petani merica di Bulukumba. Minggu (12/8/2018)

KABAR-SATU Bulukumba — Sebanyak 100 orang Petani merica, yang ada di Bulukumba, mengikuti diseminasi Teknologi Perbanyakan Benih Tanaman Lada Secara Ex Vitro, di Kantor Desa Bontomanai, Kecamatan rilau ale, Kabupaten Bulukumba. Minggu (12/8/2018).

Kegiatan tersebut, terlaksana atas kerjasama Anggota DPR-RI Komisi VII dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

AnggotaDPR RI komisi VII, Andi Yuliani Paris mengatakan, kegiatan itu bermaksud untuk Perbanyakan kultur jaringan langsung, di lokasi kebun merica.

Pertimbanganya, menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, agar petani langsung mendapatkan bibit merica yang unggul, dan sudah beradaptasi, dengan kondisi cuaca, jenis tanah, dan ketahanan hama, di lokasi kebun merica.

Anggota legislatif yang akan bertarung lagi pada Pileg mendatang , berharap kedepannya, petani dapat secara mandiri memperbanyak bibit merica yang unggul.

“saya harapkan kedepan para petani bisa mendapatkan bibit merica yang unggul sehinggan dapat memberi penghasilan yang lebih baik lagi bagi para petani.”ujar wanita berkacamata ini yang akrab di sapa AYP.

Sementara Deputi Kepala BPPT Bidang Teknolog Agroindustri dan Bioteknologi, Soni Solistia Wirawan berharap, melalui kegiatan itu, kebutuhan benih lada di Kabupaten Bulukumba, bisa terpenuhi dan pada gilirannya proses peremajaan tanaman lada berjalan dengan baik.

“dengan di laksanakanya kegiatan ini, semoga perkebunan lada, tumbuh dengan baik dan produktivitas lada juga bisa meningkat, dengan baik pula”ujarnya.

Diseminasi tersebut di harapkan para petanin merica, yang nantinya akan memperluas area penanaman merica, dengan bibit unggul yang langsung di budidayakan oleh petani.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Minaldi (staff ahli kultur jaringan pusat pengembangan bio teknologi pertanian BPPT), bersama Agung Eru Wobowo M.

Jumardin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page