Metro

403 Perempuan Jadi  Janda Baru Disoppeng Selama 8 Bulan

30
×

403 Perempuan Jadi  Janda Baru Disoppeng Selama 8 Bulan

Sebarkan artikel ini

Panitera muda hukum Lukman patawari

KABAR-SATU,SOPPENG — Pengadilan Agama Soppeng mencatat sebanyak 403 janda baru, data tersebut sejak Januari sampai dengan akhir Agustus 2020. Hal tersebut dikatakan Panitera muda hukum Lukman patawari.

Ia menyebutkan, kasus perceraian yang terjadi di soppeng didominasi karena faktor kurang harmonisnya hubungan. serta, tidak adanya tanggung jawab suami.

“jadi jumlah ini, lebih tinggi istri yang menceraikan suaminya, dari data yang masuk kecamatan Lalabata tinggi angka perceraian,”katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/9/202).

Disebutkanya, untuk jumlah keseluruhan perkara yang di tangani selama delapan bulan, sebanyak 453 perkara dengan umur pencari keadilan sekitar 40 Tahun ke bawah.

Menurutnya, dari jumlah keseluruh perkara yang di tangani, sebanyak 17 perkara cerai talak yang belum selesai, sementara 33 cerai gugat juga masih dalam proses sidang, dimana diajukan oleh perempuan, untuk menceraikan suaminya.

mereka yang mengajukan untuk cerai umurnya berkisar 40 tahun kebawah, adapun umur 20 tahun itu hanya bermohon dispensasi untuk dinikahkan,”tutupnya. (Hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page