Polemik Lahan Pembangunan Jembatan Pacongkang, Andi Etti : Masyarakat Harus Dapatkan Haknya

by -471 views

Foto (dok)

KABAR-SATU, SOPPENG —– Anggota DPRD Sulawesi Selatan , Andi Nurhidayati Zainuddin berkunjung ke Kecamatan Citta untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait pembangunan Jembatan terusPacongkang, Rabu (29/7/2020).

Rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kecamatan ini, membuat empat kepala rumah tangga terancam akan kehilangan tempat tinggalnya.

Andi Etti sapaan akrabnya, berharap pembangunan jembatan pacongkang terus dilanjutkan.

Ia menjelaskan, masyarakat Citta patut bersyukur karena di tengah Pandemi Covid-19 ini semua anggaran mengalami pemangkasan, bahkan ada yang dialihkan namun anggaran Jembatan Pacongkang tetap ada.

Disebutkanya, dirinya sudah bertemu dengan Kadis PUPR Sulsel, ia (Kadis PUPR Red) berharap agar bisa memfasilitasi, untuk mengkomunikasikan dengan masyarakat, agar pembangunan jembatan Pacongkang bisa berjalan lancar.

“Saya sudh ketemu dengan Kadis PUPR provisi dan saya sampaikan bahwa hak masyarakat tidak boleh dirampas, kita harus memperhatikan masyarakat yang terdampak,” katanya.

Meski tak lagi duduk di Komisi D, Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel ini berjanji akan mengawal biaya ganti rugi lahan masyarakat yang terkena imbas pembangunan Jembatan ini.

“Terus terang baru Kita mau carikan dana untuk biaya pengganti lahan masyarakat, dan insya Allah hasil pertemuan hari ini akan Saya sampaikan ke Kadis dan Gubernur, dan ini akan terus Saya kawal hingga masyarakat mendapatkan haknya,” ungkapnya.

“Saya memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal pembangunan jembatan Pacongkang hingga selesai. Karena saat Saya berada di Komisi D di periode sebelumnya, usulan jembatan Kami masukkan sebagai prioritas, dan Alhamdullilah tahun ini bisa dikerjakan,” tambah Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Sementara kepala Desa Kampiri Marhudi mengucapkan terima kasih atas pembagunan jembatan Pacongkang serta kedatangan Dinas PUPR Provinsi bersama Pung Etti.

“Terkait persoalan lahan ini hanya miskomunikasi yang Insya Allah bisa selesai dengan baik,” ujarnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut,Kepala UPT Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Wilayah V Bone Andi Zulkifli Saiby, Camat Citta Andi Bangka, Kepala Desa Kampiri Marhudi serta masyarakat yang terkena dampak pembangunan jembatan Pacongkang. (Hr)